Senin, 2008 November 10

Belajar dari Orang Kaya - The Richest

Belajar dari Orang Kaya - The Richest

Semua orang hendak menjadi orang kaya di suatu hari nanti, di masa depannya. Kalau kita hanya menginginkan kekayaan untuk diri kita dan pemuasan nafsu kita semata mata, maka ini adalah suatu pengejaran cita cita yang paling rendah dan hampa sekali maknanya.

Hanya segelintir orang yang menginginkan kekayaan karena suatu visi dan misi yang besar. Tanpa ada suatu nilai esensi yang lebih berarti, kekayaan yang kita inginkan itu tidak bisa memberikan makna dan arti hidup yang sebenarnya, kalaupun tercapai.

Ingin bikin HIDUP lebih HIDUP?

Oleh sebab itu, janganlah menginginkan kekayaan itu hanya karena semata mata untuk diri pribadi kita sendiri. Tetapi capailah kekayaan itu karena anda memerlukan kekayaan untuk melaksanakan cita cita anda, untuk visi dan misi yang jauh lebih berarti hanya daripada sekedar angka angka nol yang terkumpul di tabungan anda, atau untuk membahagiakan keluarga â€" papa mama, suami, isteri, anak anak, saudara, sanak keluarga yang kekurangan. Ada yang lebih besar dari sekedar itu?

Sejarah mencatat bahwa saat ini dunia mempunyai lebih dari seribu nama nama orang kaya yang padahal di tahun 1985 daftar tersebut hanya di bawah 20 orang saja.

Kekayaan yang selama ini menumpuk di daerah Amerika Serikat sedang mengalami perubahan. Di tahun 2003, 8 dari 10 orang kaya terbesar versi majalah Forbes terdiri dari orang Amerika. Sekarang kita hanya melihat 2 orang Amerika saja di 10 besar, yakni Warren Buffett dan Bill Gates. Semakin lama semakin berkurang daftar orang Amerika di kalangan orang kaya terbesar dunia. Ini menunjukkan bahwa akan ada semakin banyak pemain dan muka baru yang masuk daftar orang kaya yang berasal dari Negara India dan Cina, raksasa ekonomi yang baru.

Mengingat keadaan resesi yang semakin memperberat ekonomi di Amerika dan kebutuhan yang bertambah untuk kepentingan perang bagi Amerika, kemungkinan besar orang kaya Amerika akan lebih banyak yang tergeser dan digantikan oleh orang orang Timur Tengah (Negara penghasil minyak), India dan Cina.

Bagaimana cara terbaik menciptakan dan mempertahankan kekayaan? Belajarlah dari orang orang yang telah berhasil dan ikuti saja jejak mereka.

Mari kita kaji orang orang kaya yang berada dalam daftar tersebut.1/3 orang kaya besar tsb mendapatkan kekayaan mereka melalui warisan, contohnya: The Waltons. 2/3 orang kaya terbesar memperoleh kekayaan melalui bisnis mereka. Separuh dari pebisnis sukses tersebut memulai dari uang keluarga, usaha keluarga, dan separuhnya lagi memulai dari nol.

Orang orang yang memulai dari bawah adalah Bill Gates, Warren Buffett, Sergey Brin dan Larry Page yang mendapatkan kekayaan dari hasil jerih payah mereka. Orang orang seperti inilah yang harus kita panuti dan mendengarkan nasihat dan petunjuk mereka untuk bisa menjadi berhasil pada zaman ini.

Banyak dari kita yang tidak mengetahui secara pribadi orang orang sukses tersebut. Tetapi kita dapat mempelajari mereka melalui buku buku dan tulisan mereka. Beberapa poin yang dapat disimpulkan dari buku buku mereka dapat dicuplik sebagai berikut:

1. Sekolah Formal itu berpengaruh tetapi tidak mutlak (makanya ada judul buku, Kalau mau KAYA, ngapain sekolah).

Kita disarankan untuk menempuh jalur formal sekolah untuk memulai sesuatu usaha. Tetapi dari semua orang kaya terbesar yang sukses, kita melihat mereka sukses bukan hanya karena semata mata telah menempuh pendidikan yang bagus dan tinggi. Memang kebanyakan dari orang kaya besar (sekitar 90%) memiliki gelar. Tetapi ini bukan syarat utama untuk mencapai kesuksesan. Dari beberapa orang kaya besar saat ini seperti Bill Gates, Steve Jobs, Fred DeLuca, David Geffen, Andrei Melnichenkotidak tamat perguruan tinggi. Dan David Murdock (Dole Foods), S. Truett Cathy (Chick-Fil-A), Richard Desmond (orang Inggris) bahkan tidak tamat SMA.

2. Orang Kaya Besar (Pebisnis Sukses) tersebut bekerja jauh lebih keras dan lebih panjang waktunya daripada pekerja pekerja mereka.

Kebanyakan pebisnis sukses tersebut mengatakan bahwa mereka bekerja 50 hingga 55 jam per minggu. Tetapi sebagian lagi, seperti Ted Rogers, seorang tycoon Komunikasi di Canada bekerja 12 jam dalam sehari.Dan Bill Gates ketika masih bekerja di Microsoft dan Jeff Skoll si penemu eBay, sama sekali tidak pernah beristirahat maupun cuti ketika bisnis mereka selagi berkembang.

3. Pebisnis sukses selalu mencari dan secara terus menerus mengambil peluang bisnis

Setiap kali mereka mendengar tentang perkembangan ekonomi maupun bisnis dari waktu ke waktu, mereka selalu berpikir "bagaimana saya bisa mendapatkan keuntungan dari hal ini?"

4. Pebisnis sukses tidak pernah berlarut larut dalam kesalahan

Mereka menilai kegagalan dan kekalahan sebagai peluang belajar. "saya tidak pernah mengingat adanya kesalahan" mendiang James Sorenson, bilyuner farmasi mengatakannya kepada Forbes, "hanya peluang untuk memecahkan persoalan".

5. Pebisnis sukses berpikir tidak secara keseluruhan, secara positif maupun negatif melainkan secara strategis

Daripada memikirkan "ini tidak mungkin" atau "saya bisa melakukannya semuanya". Mereka berpikir "mungkinkah ini dijalankan?" dan "jikalau mungkin, bagaimana saya bisa melakukannya?"

6. Pengusaha sukses tidak percaya akan NASIB BAIK

Dalam suatu angket yang dilakukan Forbes pada 400 responden dari orang orang terkaya di dunia, TIDAK ADA SEORANGPUN yang mengatakan bahwa mereka menjadi kaya hanya semata mata karena nasib baik. Sebagian menyatakan bahwa mereka mempertimbangkan nasib sebagai faktor yang minor. Kebanyakan, seperti Oprah Winfrey, mengatakan bahwa Nasib Baik adalah cara orang luar menafsirkan seseorang yang bekerja keras dan mengambil kesempatan. Winfrey menyatakan bahwa: "NASIB BAIK" adalah suatu persiapan menemukan suatu saat tibanya peluang.

7. Pengusaha sukses tidak semata mata digerakkan oleh uang.

Komitmen akan ide, visi dan misi mereka dan melakukannya secara intensif dan melihat perbedaan yang dapat mereka lakukan. Uang hanyalah hasil akhir dari pekerjaan, visi mereka. Semua orang memang mengkehendaki kekayaan" tidak ada bedanya dengan orang yang sama sekali tidak mempunyai perusahaan/usaha maupun sang pengusaha sukses. Hanya komitmen, tanggung jawab penuh yang membuat hasil akhir yang berbeda.

Oleh sebab itu, jikalau anda hendak berhasil seperti orang kaya terbesar di dunia, milikilah visi misi yang lebih berarti. Ciptakanlah kebiasaan-kebiasaan yang diterapkan orang sukses dalam menjalankan visi misi mereka. Dan menunggu buah yang anda tanamkan dengan tekun untuk melihat hasil. Tidak pernah melihat pada kegagalan melainkan bagaimana membuat semuanya menjadi lebih baik, lebih bagus dan lebih bermanfaat. Didiklah konsep dan pandangan anda tentang uang dan maknanya.Mulailah berinvestasi. Dan carilah peluang2 untuk memulai suatu usaha atau memulai langkah awal investasi untuk pencapaian impian anda.

Seseorang yang tidak memiliki impian adalah tidak bedanya dengan orang yang telah mati. Milikilah VISI dan MISI yang dapat mengubah dunia menjadi seperti apa yang anda kehendaki. Mulailah dengan suatu usaha baru.

Selamat dan SUKSES untuk anda.

Resep Rahasia Dibalik Kesuksesan Kaum Kaya
http://keuanganpribadiku.blogspot.com

 

tag : rahasia orang kaya, The Richest, belajar bisnis, investasi bisnis, peluang bisnis, bisnis internet, bisnis online, investasi, dana hibah, uang, pensiun muda, pasif income, penghasilan tambahan, multi income, reseller, finansial, saham, keberkahan finansial, perencanaan keuangan, duit, sejahtera, kaya, sukses, makmur, waralaba, franchise, sedekah, bank, mesin uang, syariah, kredit, kebebasan finansial, kesejahteraan, kemandirian, wirausaha, business owner, entrepreneur, pengusaha, supplier, menabung

Sabtu, 2008 September 06

Menjadi KAYA Ada Ilmunya

Menjadi KAYA Ada Ilmunya

Satu lagi, versi ebook dari sebuah buku paling spektakuler yang pernah diterbitkan, akan Saya bagi-bagikan untuk Anda. Gratis. Judul ebook ini adalah "The Science of Getting Rich" karya Wallace D. Wattles. Ya, untuk menjadi kaya ternyata ada ilmunya. Bukan hanya keahlian, tapi ilmu eksakta, seperti juga aljabar dan matematika. Menarik bukan?

Dalam kata pengantarnya, sang pengarang menyebutkan, bahwa buku ini berorientasi pragmatis dan tidak filosofis. Alias, buku ini adalah pedoman praktis untuk menjadi kaya. Bahkan, Tuan Wallace menyebutkan bahwa siapa pun orang yang mau menerapkan pedoman dan prinsip di dalam buku ini, tanpa keraguan dan kekhawatiran, akan menjadi kaya. Wallace juga menegaskan, bahwa semua petunjuk yang ada di buku ini, adalah "exact science, and failure is impossible".

Sebelum Anda menjadi ragu, Saya akan meyakinkan Anda. Anda tahu siapa Rhonda Byrne? Rhonda Byrne adalah produser film "The Secret" yang menghebohkan itu. Berikut ini adalah komentarnya tentang buku ini:

"This book is the key to prosperity you have longed for. It will change your life. Be aware, as you read it, that it was written almost 100 years ago. Some of the language is a little dated (or 'quaint') and you'll need to come to it with an open mind and heart. Remember, though, you are about to discover an exciting new reality. You are about to learn the fundamental principles of wealth creation and life success. Stay with it. As Wallace himself says, trust and believe. Whatever you want in life is right there waiting for you. With this book, it is right in your hands."

Sebagai catatan awal, buku ini menggunakan bahasa Inggris yang cukup kuno. Jadi sedikit sulit memahaminya. Tapi Anda boleh percaya, isinya bagus untuk sukses Anda. Beberapa ungkapan di dalam buku ini harus Anda terjemahkan ulang sesuai dengan terminologi Anda. Lebih dari itu, apa yang paling penting adalah menyesuaikannya dengan sistem keyakinan atau agama Anda. Mungkin ada yang cocok dan mungkin ada yang tidak cocok, mungkin ada yang sejalan atau mungkin ada yang bertentangan.

ILMU MENJADI KAYA ADALAH EKSAKTA

Setiap orang, mengisi kehidupannya dengan tiga motivasi utama, yaitu hidup untuk tubuh, hidup untuk pikiran, dan hidup untuk jiwa. Untuk bisa hidup sepenuhnya, setiap orang layak dan berhak menjadi kaya.

Untuk menjadi kaya, ada ilmunya. Ilmu ini, adalah ilmu eksak seperti aljabar atau matematika. Jika Anda menguasai ilmu ini, maka Anda akan menjadi kaya dengan kepastian yang matematis.

Kepemilikan atas kekayaan, uang, dan harta benda, adalah hasil dari berbagai tindakan yang dilakukan dalam cara tertentu (Certain Way). Siapapun yang bertindak dalam cara ini, entah sengaja atau tidak, akan menjadi kaya.

Sebaliknya, siapa pun yang melakukan berbagai hal tidak dengan cara ini, sekeras apa pun mereka berusaha dan bekerja, sehebat apapun kemampuannya, tidak akan pernah menjadi kaya.

Ungkapan di atas adalah benar berdasarkan fakta-fakta berikut ini.

Menjadi kaya bukanlah semata-mata tentang lingkungan. Jika menjadi kaya ditentukan oleh lingkungan, maka semua orang di suatu lingkungan tertentu, mestinya akan kaya. Semua orang di suatu kota akan kaya. Semua orang di suatu kampung akan kaya. Semua orang di suatu negeri akan kaya. Kenyataannya, tidak demikian.

Di sebuah RT, orang kaya tinggal bersebelahan dengan orang miskin. Dua pemilik toko yang bersebelahan, dengan barang dagangan yang sama, dan dengan kerja keras yang sama, kekayaannya akan berbeda.

Menjadi kaya, adalah dengan berpikir dan melakukan berbagai hal dengan cara tertentu (Certain Way).

Menjadi kaya juga bukan semata-mata tentang bakat. Banyak orang berbakat tetap miskin selama hidupnya. Sementara orang yang tidak berbakat justru menjadi kaya. Studi Wallace dan rekan-rekannya menunjukkan, bahwa orang-orang yang kaya justru memiliki bakat dan kemampuan yang rata-rata. Sama seperti Anda.

Menjadi kaya, adalah dengan berpikir dan melakukan berbagai hal dengan cara tertentu (Certain Way).

Menjadi kaya juga bukan hasil dari kebiasaan dan kemampuan menabung dan berhemat semata-mata. Banyak orang yang pelit tetap miskin, dan banyak orang yang royal justru tetap kaya.

Menjadi kaya, adalah dengan berpikir dan melakukan berbagai hal dengan cara tertentu (Certain Way).

Menjadi kaya juga tidak berhubungan dengan kegagalan atau keberhasilan saja. Dua orang pengusaha, yang bekerja sama kerasnya, kemudian sama berhasilnya, pada akhirnya akan memiliki kekayaan yang berbeda.

Menjadi kaya juga bukan tentang pilihan profesi atau bidang usaha. Mereka yang profesinya sama, atau bisnisnya sama, tetap saja "kayanya" berbeda.

Menjadi kaya, juga bukan tentang ada atau tidaknya modal. Banyak yang bermodal besar tapi bangkrut, dan banyak yang hanya "moderat", alias modal dengkul sama urat, berakhir sebagai orang kaya.

Menjadi kaya, adalah dengan berpikir dan melakukan berbagai hal dengan cara tertentu (Certain Way).

Menurut hukum sebab akibat, "sebab" yang sama, akan menghasilkan "akibat" yang sama. Dan jika ini berlaku, maka "menjadi kaya" adalah ilmu eksakta.

Apa yang diperlukan untuk menguasai Certain Way ini? Cukup hanya kemampuan berpikir dan kemampuan memahami. Setiap orang bisa menjadi kaya. Tentu saja, Anda juga.

Untuk menjadi kaya, Anda bisa memulainya dengan profesi, bisnis, dan lokasi Anda saat ini. Tak perlu ganti profesi atau banting stir ke bisnis lain, tak perlu juga Anda berpindah tempat.

Hal pertama yang harus Anda pahami, adalah kesempatan dan peluang atau opportunity. Ia ada di mana-mana. Monopoli tak akan bisa mengikatnya. Monopoli tidak akan membuat Anda miskin, sebab kesempatan ada di mana-mana. Cari dan temukanlah. Lalu, lakukan segalanya in Certain Way. Anda tidak akan menjadi miskin.

Anda juga tidak akan menjadi miskin karena supply dari orang kaya yang terbendung atau terhenti alirannya. Segala sesuatunya telah tersedia, lebih dari cukup. Dunia ini ada dalam keseimbangan, sebab aliran itu tak akan pernah berhenti.

Apa yang telah menjadi sampah bagi seseorang, akan menjadi bahan baku bagi orang lain. Kertas, plastik, kaca, dan botol yang sudah tak terpakai, telah mengantarkan pemulung dan pedagang pengumpul naik haji lebih dari satu kali. Itu contohnya.

Alam semesta yang kita tinggal di dalamnya, adalah gudang kekayaan yang tak akan ada habisnya. Persediaannya tak akan pernah menyusut.

Prinsip-prinsip di dalam buku ini adalah sebagai berikut.

Prinsip 1 Mata Air Kekayaan Adalah Pikiran
Prinsip 2: Rezeki Sudah Digariskan
Prinsip 3: Jangan Ragu Berharap Lebih Kaya
Prinsip 4: Bersyukur Membuat Lebih Kaya
Prinsip 5: Berpikir Dengan Cara Tertentu
Prinsip 6: Berpikir Positif, Kreatif, Dan Fokus
Prinsip 7: Bertindak Dengan Cara Tertentu
Prinsip 8: Bertindak Efisien
Prinsip 9: Masuk Ke Bisnis Yang Tepat
Prinsip 10: Menciptakan Nilai Tambah
Prinsip 11: Menjadi Pemberi Nilai Tambah
Prinsip 12: Keberanian Menciptakan Kekayaan

Bagaimana, Anda tertarik dengan buku ini? Saya berikan Buku ini gratis untuk Anda, buku fenomenal "The Science of Getting Rich".

Untuk mendapatkannya silahkan ikuti syarat berikut. Saya sengaja mengajukan syarat ini agar hanya Anda yang bersedia berusaha lah yang pantas untuk mendapatkan buku seperti ini. Syaratnya mudah sekali, Anda register dulu Free di
http://ecerdas.com/?id=xtraincome

Setelah jadi free member di eCerdas, Kemudian silahkan japri Saya lewat email ini surgaweb@gmail.com, dan jangan lupa gunakan subyek atau judul email yang jelas misalnya Minta Ebook "The Science of Getting Rich". Saya akan berikan ebook "The Science of Getting Rich" ini gratis untuk Anda.

Posting ini adalah bagian wajib yang diharuskan dalam:

"A Game of Success".

Sumber http://milis-bicara.blogspot.com/

Hiduplah Dengan Tujuanmu

Hiduplah Dengan Tujuanmu

Bila kau bermaksud menjadi kaya
Mulailah hidup sebagai orang kaya
Mulailah hidup dengan rasa kecukupan dan kelimpahan
Mulailah hidup dengan rasa syukur
Janganlah kau merasa kekurangan
Janganlah kau merasa tidak punya apa-apa

Bila kau berkehendak menjadi dermawan
Mulailah hidup sebagai penderma
Milikilah semangat berbagi pada sesama
Periksa lemari pakaianmu
Periksa rak sepatumu
Periksa meja makanmu
Periksa dapurmu
Periksa saku celanamu
Periksa dirimu
Adakah sesuatu yang bisa kau berikan dari sana
Sedikit saja... sedikit saja... ya sedikit saja
Berikan pada mereka yang memerlukan

Bila kau berkeinginan menjadi ilmuwan
Mulailah hidup sebagai pencari ilmu
Mulailah menggelorakan semangat belajar
Mulailah menghargai pengetahuan
Bangkitkan rasa ingin tahu
Jangan merasa diri paling tahu
Jangan merasa diri paling pandai
Jangan merasa diri pintar

Bila kau ingin tujuanmu terwujud
Mulailah hidup dengan tujuanmu
Mulailah dari yang paling kecil sekalipun
Mulailah dari sana...
Mulailah dari dirimu sendiri